Follow by Email

Sabtu, 12 Mei 2012

TEKNIK BUDIDAYA IKAN BAUNG ORGANIK DENGAN PUPUK SELF3
( NUTRISI IKAN PROBIOTIK)

Langkah – langkah yang dilakukan :
1.      Persiapan lahan / kolam
2.      Persiapan / pengolahan lahan / kolam
3.      Pengisian air ke lahan / kolam
4.      Pemilihan bibit
5.      Pemberian pakan tambahan

1.   Persiapan lahan / kolam
  • Kolam dapat langsung ke tanah dengan kedalamam ± 1,2 m
  • Kolam bisa dengan menggunakan terpal plastik dengan ketinggian  ± 100 -120cm
2.   Persiapan lahan
      Setelah  lahan / kolam siap :
  • Masukkan pupuk kandang ( kotoran sapi, kerbau dll ) atau pupuk kompos, dengan ketinggian  5 -10 cm merata kesemua permukaan lahan / kolam.
  • Usahakan pupuk kandang bersih dari bekas pakan/daun yang belum terurai.
  • Campurkan SELF3Nutrisi Ikan + air , dengan perbandingan  1000 ml : 20 lt ,  untuk lahan dengan luasan 5 ( lima ) m2.
  • Aduk campuran tersebut diatas dengan pupuk kandang yang telah disiapkan sampai kondisi  becek seperti bubur Kemudian taburkan aktivator sebanyak 20-30 gram,untuk luas 5 ( lima ) m2 .Luas diatas ukuran tersebut takaran menyesuaikan.
  • Langkah selanjutnya tutup kolam dengan terpal plastik untuk proses fermentasi selama  7-10 hari.(Proses Anaerob)
3.   Setelah proses fermentasi selesai :
  • Cek kondisi gas metana, dengan cara menyalakan korek api diatas media, kalau mucul api diatas media maka gas metana masih aktif, atau dengan cara menginjak  media dengan kaki, kalau muncul gelembung udara maka gas metana masih aktif. Dan lakukan proses fermentasi kembali dengan menyemprotkan Nutrisi Ikan ke atas media dan menutup kembali dengan terpal plastik sampai 3 hari.
  • Tanda proses fermentasi berhasil adalah tidak muncul gelembung udara ketika dilakukan penginjakan pada media atau tidak muncul api ketika diatas media dinyalakan api.
  • Langkah selanjutnya adalah mengisi kolam dengan air dengan kedalaman mulai 70cm diamkan selama 7 hari dan untuk menumbuhkan perkembangan plankton secara maksimal diamkan selama 10 hari,  Sebaiknya jangan menggunakan air PAM yang mengandung Klorin/Kaporit karena bisa membuat benih ikan mati, Gunakanlah air sumur atau air sungai yang tidak tercemar bahan-bahan berbahaya.
  • Bersihkan bahan organik yang tidak terfermentasi seperti Jerami , rumput dan hijauan lainya yang ada di dasar maupun permukaan kolam dengan jalan mengaduk-aduk hingga terapung atau gunakan kayu untuk membersihkan bahan yang tidak terfermentasi.
  • Setelah bersih dari bahan yang tidak terfermentasi diamkan selama 24 jam benih baru di tebar.
4. Pemilihan bibit
  • Ukuran bibit yang dipilih harus  sama atau seragam sebagai contoh ukuran panjang minimal 3 cm, Atau lebih akan lebih aman dan mempercepat panen.
  • Pilih bibit yang benar-benar sehat dari pusat benih dengan galur Induk murni atau sudah teruji
  • Setelah bibit siap masukkan bibit ke  kolam dengan kepadatan 1m :  250 ekor .jika sudah professional bisa 300-500 ekor/m2
  • Untuk penyesuaian air biarkan benih  melakuakan Aklimatisasi sendiri dengan cara masukan bibit  beserta wadahnya kedalam kolam secara terbuka biarkan benih keluar sendiri dari wadahnya sampai habis.
  • Penebaran benih di Anjurkan pada malam hari antara Jam 19.30 - 24.00.
5. Pemberian pakan
  • Setelah satu  minggu mulai diberi pancingan pakan dengan protein tinggi 26-30% sebanyak 1 sendok teh/makan apabila belum dimakan biarkan lagi selama 1 minggu dan dilakukan hal yang sama jika sudah mau makan lanjutkan pemberian pakan secara rutin setiap malam , untuk memacu pembesaran ikan dan ketahanan tubuh yang maksimal.
  • Teknik pemberian pakan sebaiknya ditebarkan ke lahan / kolam secara merata tujuannya untuk menghindarai ikan lele yang kurang aktif.
  • Pemberian pakan selanjutnya berupa  pelet, sebaiknya diberikan pada waktu sore/setelah matahari terbenam sedangkan pagi/sebelum matahari panas dapat diberi pakan tambahan berupa Cacahan umbi-umbian atau kulit buah-buahan yang sudah difermentasi dengan SELF3 Nutrisi Ikan  dengan jumlah disesuaikan dengan besaran Ikan antara 2-3% dari total berat rata-rata ikan..
  • Pemberian pakan lain bisa dengan memasukan langsung seperti ampas tahu/tempe, ayam tiren ,bekicot ,keong, kepala ikan , jroan  dll yang mudah dicerna ikan atau disesuaikan dengan besaran ikan tanpa harus melalui proses pengolahan.
  • Untuk pemebrian pakan pelet gunakan pelet terapung dan tenggelam diberikan secara bersamaan dengan perbandingan campuran 50 : 50 untuk meminimalisasi ikan yang tidak terdistribusi pakan.
6. Penyehatan air lahan / kolam
  • Penyehatan air lahan / kolam dapat dilakukan dengan cara pemberian 2 tutup botol SELF3 Nutrisi Ikan ke lahan / kolam untuk 1m2.
Keuntungan Budidaya dengan menggunakan SELF3  nutrisi ikan antara lain :
1.Kematian ikan saat penebaran benih hampir tidak terjadi atau dibawah 1%
2. Menghemat pakan  berkisar 25-30%
3.Penggunaan limbah untuk pakan bisa langsung diaplikasikan dalam tanpa proses pemasakan
4.Tidak membutuhkan penggantian air sampai Panen
5.Ramah Lingkungan karena tidak berbau meskipun tiap hari diberi pakan pelet maupun sisa makanan 
6.Bau Ikan tidak Amis
5.Ikan kemungkinan kecil terserang penyakit karena dengan sistem ini kualitas air terjaga oleh mikro  organisme dalam SELF3 Nutrisi Ikan
6.Ikan hasil panen berasa lebih Gurih dan aroma yang segar
7.Memudahkan sortasi ikan supaya tidak terjadi kanibalisme
8.Air Kolam bekas Budidaya bisa dijadikan Pupuk organik yang sangat bagus
9.Biaya pemeliharaan sepadan dengan hasil panen.
10.Tidak memerlukan perhatian khusus terhadap kolam kecuali Bocor.

Dengan Teknik ini akan di Peroleh angka Penghematan :
1. Pakan sekurang-kurangnya 25 - 30 %
2. Air sekitar 5%
3. Kematian ikan 5% - 10 %
4. Perawatan Kolam 5%
5. Sisa air Kolam dijadikan Pupuk Majemuk tanaman akan menghasilkan 5%
6.Kolam bisa di gunakan 4 kali pemakaian tanpa harus mengganti air kolam cukup di tambahkan SELF3 Nutrisi ikan Kolam siap tebar benih kembali




Hubungi Staf kami :

Kantor Pusat
PT.SEMESTA ALAM PETRO
JL.Karangrejo Raya No.19.A
Banyumanik - Semarang
Phone : 024-76480214
Contact Person : Ir. Riza Fauzi HP: 08122941102  email: info@sapetro-world.com